PENDAHULUAN
A.LATAR BELAKANG
Pada
akhir-akhir dalam perkuliahan kami sering ada pertanyaan-pertanyaan yang diajukan
oleh Dosen dan juga teman-teman saya bahkan ada sumber yang dipakai oleh dosen
yang dimana saya tidak setuju dengan sebuah anggapan pada sumber yang dipakai
oleh dosen dimana dalam buku itu dikatakan bahwa Malaikat adalah bagian kedua
dari Allah Tri Tunggal,oleh karna itu melalui makalah ini,saya akan membahas
bahwa” Apakah Malaikat itu merupakan
bagian kedua dari Tri Tunngal? Saya ingin agar teman-teman saya memiliki
kemampuan Teologis yang baik dan benar sesuai dengan apa yang ada dalam
Alkitab,karna pengetahuan Teologi yang
baik adalah harus berdasarkan pada Alkitab.karna dalam belakangan ini banyak
Gereja Tuhan yang membuat doktrin masing-masing dan terkadang ada
pertentangan bahkan hampir –hampir mau
bermusuhan karna masing-masing ingin mempertahankan doktrin masing,disini saya
mengutip salah salah satu kutipan dari KARL BART dimana beliau memaparkan
sebuah ilustrasi bahwa”ada seorang yang kaya ia memiliki 3 orang anak
laki-laki dan ia menyuruh orang dan
membuat 3cicin dan berikan kepada setiap anak-anak-Nya ,namun tidak ada yang
mengetahui bahwa mana cincin yang asli,nah hal seperti ini yang terjadi pada
gereja Tuhan pada masa kini,oleh karna itu melalui makalah ini saya ingin agar
para Teolog dan Gereja Tuhan hendak
mengenal, memahami dan menggungkapkan Pemahan nya tentang Allah dan Karya
–karya nya berdasarkan pada Injili atau Alkitabiah.kita dalam Alkitab banyak
sekali ayat-ayat yang menyebut tentang Malaikat tapi tidak dikatakan bahwa
Malaikat adalah bagian kedua dari Tri Tunggal,yang membuat saya ingin membahas
permasalahan ini adalah kita semua telah tau bahwa yang nama-Nya Tritunggal
adalah 3 menjadi satu yaitu Allah Bapak,Putra
Rohkudus,dan ketiga pribadi ini memiliki sifat yang sama yaitu sifat
KeAllahan dan ketika kita melihat kronologis nya tentang Allah Tritunggal pada
bagian kedua adalah Allah Anak atau yang
disebut Putra dan bukan lah Malaikat,dan disini saya akan memakai beberapa
sumber untuk membahas tentang anggapan ini pada bagian selanjut nya sekian dan
Tuhan Yesus Memberkati.
PARA
MALAIKAT
1. Apakah
Malaikat itu ada?
Terhadap pertanyaan
diatas kebanyakan diantara kita akan segara menjawab : tentulah ada sebagaimana
orang-orang lain percaya tentang adanya pelbagai macam Roh yang berbahaya
seperti (Jin,Hantu,siluman,orang halus dan sebagainya) hal ini ketika kita
melihat dalam tulisan Rasul paulus kepada jemaat di (Efesus 6:12) demikian juga
kita sebagai orang Kristen percaya kepada adanya Malaikat-malaikat sebagi Roh
yang baik dan diantara kita orang Kristen yang juga percaya bahwa adanya roh jahat yang mengerumuni serta
mengancam kehidupan kita.dan banyak orang berkata bahwa kuburan itu adalah
tempat yang berbahaya?dan bukankah barangkali roh nenek moyang masih memegang
peranan nya dalam hidup banyak orang Kristen? Bagaimana juga kita akan tetap percaya
kepada adanya mahkluk yang tidak kelihatan maka tentu saja kita percaya
juga kepada adanya Malaikat-Malaikat.
Maka timbul lah pertanyaan pertama”tepatkah ungkapan “Percaya
kepada adanya Malaikat? “Percaya”sebenarnya adalah perhubungan dan persekutuan
antara dua peribadi.Percaya kepada Allah (atau Percaya akan Allah) antara lain
menaruh isi :Mempercayakan diri sendiri kepada Allah.dapatkah dan bolehkah dikatakan
secara itulah kita percaya kepada para Malaikat.didalam buku-buku Dogmatika
sekarang ini seringkali tidak disinggung sedikitpun tentang para Malaikat,lain
sekali dengan abat –abat dahulu dimana bapak-bapak Gereja lama pada abat
pertengahan memberikan pemahaman yang panjang lebar tentang para malaikat malah
juga tabiat dan Zatnya.Malaikat-malaikat dibayangkan seperti makluk yang sejenis dengan
manusia yaitu oknum-oknum yang mempunyai
akal budi,kemauan sendiri dan kemungkinan untuk memilih secara bebas.berbeda
dengan manusia yang adalah makluk jasmani maka para Malaikat di anggap sebagai
makluk Rohani.dan selanjutnya kerapkali/seringkali diperdebatkan mengenai soal Bilakah para Malaikat
diciptakan?:sebelum penciptaan langit dan bumi atau sesudah nya untuk
menjelaskan kejatuhan manusia kedalam Dosa ada anggapan bahwa sebelum peristiwa
itu telah terjadi suatu pemberontakan diantara bangsa Malaikat.makanya para
Mlaikat yang sudah jatuh kedalam dosa inilah yang dianggap sebagai Iblis-iblis.
Dibandingkan
dengan ilmu Teologi pada abat-abat pertengahan ,Calvin berhati-hati berbicara tentang soal malaikat.Ia hanya mau
mendengar kesaksian kepada Alkitab maka menurut Calvin ternyatalah bahwa “Roh
Allah selalu mengajar hanya mengajarkan kepada kita hal-hal yang berfaedah akan
tetapi dalam hal-hal yang kurang penting untuk mengutkan hati kita juga hendak
mengetahi juga apa yang pantas diketahui[1].
Sesudah
itu dalam Teologi pencerahan para Malaikat dianggap sepi:bila akal budi yang
menjadi ukuran ilmu Telogia maka tidak adatempat lagi bagi para Malaikat,sejak
waktu itu hingga masa sekarang,kebanyakan ahli Teologia cenderung untuk
mendiamkan soal ini didalam dogmatika.Bukan kah Malaikat .
2.Cara bagaimana para Malaikat itu berada?
Didalam Alkitab tidak dibicarakan
tentang para malaikat sebagai makluk yang mempunyai arti tersendiri para
Malaikat bukan merupakan subjek yang bertidak sendiri ,yang mengambil inisiatif
sendiri,sebagaimana hal nya dikatakan tentang Allah ataupun manusia .maka para
Malaikat tidak bias menjadi objek-objek untuk pengetahuan kita ,missal nya
dalam ilmu hayat ataupun para Psykhologi.tidak dapat kita katakana asal -usulnya,kelahirannya,kejatuhannya
kedalam dosa ,hakekat nyasifat-sifatnya dsb.Misal nya bahwa malaikat adaalah
makluk Rohani yang menurut sifat-sifat nya mempunyai kedudukan dibawah
Allah,tetapi diatas Manusia.
3.Surga dan para Malaikat
[2]Menurut
pandangan tentang bentuk jagat ,sebagaimana terdapat dalam Alkitab,alam semesta
itu terdiri dari tiga lapis(lihat misalx keluaran 20:4 dan filipi 2:10 dalam
berbagai-bagai terjemahan)yang berada diatas namanya dalam bahasa ibrani Syamayim ,Yunaninya
uranos,kata-kata itulah yang kita namakan sorga maupun apa yang kita sebutkan
langit(bahkan juga angkasa,cakrawala dan udara )menurut pandangan Alkitab
tentang bentuk jagat,tidak boleh”Surga “ dan “langit” itu kita pisahkan
begitu-begitu saja,kita berbicara tentang “Kerajaan Surga”,tetapi tentang
penciptaan langit dan bumi padahala hanya satu kata saja yang digunakan dalam
bahasa Ibrani dan Yunani,itulah sebabnya kadang-kadang kami akan terpaksa
berbicara tentang surga-langit sebagai suatu kesatuan.
Dilihat dari sudut ilmu pengetahuan
alam tidak dapat lagi kita menerima pandangan kuno tentang bentuk jagat itu dan
anggapan tentang tempat letak nya”surga”pertanyaan dimanakah Surga?sebenar
nya harus diganti dengan apakah surga
itu?”Calvin mengatakan bahwa surge itu harus lebih kita anggap sebagai suatu pengertian rohani
dari pada suatu tempat atau ruang tertentu yang berada diatas bintang,tetapi
tidak dapat dmasukan kedalam Nalar kita,manusian membutuhkan baying-bayang ynag
konkrit yang dipergunakan secara kiasan,dan realita ilahi yang melampaui
pemikiran dan perumusan kita.Demikian kita katakan bahwa “Surga adalah tempat
kediaman nya Allah”dan surge adalah dimana Allah hadir seacara Istimewa dan
dimana kehendak nya berlaku sepenuhnya.
Dengan demikian hubungan dan
nisbah Allah dan Surag-Langit” adalah
sebagai hubungan nisbah antara Khalik bayangan tentang para Malaikat,sebagaimana
terdapat dalam Alkitab:mereka tiodak sama dengan Allah,tidak berdiri disamping
Allah sebagai oknum-oknum ilahi,akan
tetapi dibayangkan sebagai makluk yang tergolong kepada apa yang diciptakan
sehingga sama sekali tergantung kepada Allah.itu lah sebab nya Yohanis
tidak boleh menyembah kepada Malaikat sebab ia juga diciptakan dan bahkan
malaikat juga menyatakan bahwa”jangan lakukan itu !aku adalah hamba ,sama
seperti engkau dan saudara-saudaramu,para Nabi dan semua yang menuruti segala perkataan kitab ini.”kata malaikat
sekali lagi”Sembahlah Allah”(wahyu 22:8-9)begitu lah segi pertama ,yang harus
kita perhatikan mengenai “surga dan malaikat”:kedua nya tergolong pada apa yang
diciptakan oleh Tuhan dan sebab itu tergantung pada Dia.dilihat dari sudut
Allah maka surga itu lebih rendah dari pada Allah sendiri.dan Malaikat
juga sebagai abdi kusus dari Allah dan
disini Alkitab juga mengatakan bahwa Karna didalam Dia telah diciptakan segala
sesuatu ,yang ada disorga dan yang ada dibumi,yang kelihatan maupun yang tidak
kelihatan ,baik singgasana,maupun kerajaan,baik pemerintah,maupun
penguasa,segala sesuatu diciptakan oleh dia dan untuk dia(Kolose 1:16)jadi
disisni sangat jelas bahwa Tuhan menciptaka segala sesuatu itu ada yang
kelihatan dan ada juga yang tak kelihatan yang ada di sorga dan saya berasumsi
bahwa ketika suatu saat kita berada di
tempat nya Tuhan baru pasti kita akan melihat ciptaan Tuhan yang tak
kelihatan,disisini akan ada pertanyaan
bahwa apakaah kita benar akan melihat apa yang tak kelihatan yang diciptakan
oleh Allah?saya akan menjawab bahwa ia
karna di Sorga kehendak Allah jadi sepenunya maka kita yang dibenarkan Allah
dan hidup kudus saya jamin akan melihat
semua itu(Ibrani 12:4)
KERAJAAN
SORGA
Berbicara
mengenai Malaikat berarti masih punya hubungan dengan Kerajaan Sorga
sebagaimana hal kerajaan Sorga disebutkan dalam ,misalnya Matius
3:2;4:17;5:3;10,19 seluruh nya 30 kali.maksudnya ialah bahwa Allah seolah-olah
terlebih dahulu telah mengadakan serta menentukan”Surga” sebagai tempat
kehadiranNya yang kusus,sebagai wilayah
nya yang Istimewa,tempat kediamannya:didalam pusat yang konkrit itu seolah-olah
Allah pertama-tama telah melaksanakan dan mewujudkan pemerintahannya,sehingga KerajaanNya menjadi
kerajaan Sorga”Allah yang “Transkendent” itu seakan-akan telah memilih suatu tempat yang lebih dekat
kepada dunia tempat kita yang hidup,yakni didalam batas-batas alam semesta yang
diciptakan nya.
Sekarang
telah menjadi jelas kepada kita apa yang dimaksud oleh Alkitab,apabila berbicara
tentang para Malaikat sekali lagi kita kembali kepada dua garis yang ditunjukan
diatas tadi.
1.Munculnya
Malaikat-malaikat menyatakan kepada kita,bahwa Kerajaan Allah adalah Kerajaan
Sorga,dengan kata lain:Allah adalah Rahmani,disini juga kita perlu memperhatikan
kalimat dalam doa yang diajarkan kepada kita oleh Tuhan” Yesus yaitu Doa Bapak
Kami”Yakni ada dua kata yang terlihat jelas”Datang lah Kerajaan mu”dan jadilah
kehendak mu dibumi seperti diSorga”(Matius 6:10)kerajaan Sorga menjadi realitas Konkrit dibumi dimana
manusia hidup menurut kehendak Allah melalui kepercayaan kepada Kristus.Didalam
Dia “Kerajaan Sorga”ini telah dekat kepada kita(Matius 4:17)
A.Allah
telah mewujudkan kerajaan nya didalam batas-batas alam semesta yang di ciptakan
ini,tempat kita hidup! Tidak boleh Allah itu kita jadikan suatu illah yang
Agung yang hanya transcendent saja,ungkapan kerajaan Sorga mengandung
penghiburan sebagai berikut:Allah bukan hanya jauh sekali,sehingga ia tidak
dapat dicapai dalam kesembunyian nya yang kekal ketika kita melihat dengan
kacamata jasmani,dan sesungaguhnya ia beraada dekat kita,dan bersama dengan
kita,kini dan disini,kerajaan nya bukan saja dari kerajaan yang
Transendent,melainkan juga “kerajaan Sorga “.Dilihat dari sudut Allah”Surga”itu
tergolong kepada alam semesta yang diciptakanNya.ungkapan kerajaan Surga
menekankan adanya hubungan yang sungguh antara Allah dengan Manusia ada
keselamatan yang tidak jauh dari kita melainkan yang sungguh masuk dalam hidup
kita manusia dalam dunia ini.
2.
Memang surge tergolong pada apa yang telah diciptakan akan tetapi jika dilihat
dari sudut pandang manusia
“Surga” itu lho !!adalah bagian yang tinggi dan hal ini juga harus kita
hubungkan dengan ungkapan “Kerajaan
Sorga” apabila kerajaan Sorga datang kepada kita ,maka benar-benar Kerajaan
Allah lah yang datang kepada kita.kerajaan yang datang nya dari atas bukan dari
dunia ini,melainkan yang sangat lain dari kerajaan yang ada didunia ini.
PELBAGAI TOKOH MALAIKAT di DALAM ALKITAB
Didalam
Alkitab ada diceritkan tentang suatu tokoh malaikat yang harus kita berikan
perhatian kusus,yaitu seorang Malaikat yang agaknya mempunyai nama
tersendiri.malaikat itu disebut Malak-Yahweh(Malaikat
Tuhan) lihat Bil 22:22,Hak 6:11;13:3;1 Raj 19:7;2 Raj 19:35.Kadang kadang juga
disebut” Malak ha-Elohim”(Malaikat Allah)lihat kel 14:19.Menurut perjanjian
lama seakan-akan tokoh ini merupakan penjelmaan dan perwujudan pertolongan
kusus dari Allah kepada umatNya.didalam kitab Daniel fungsi seperti itu
dimiliki oleh yang disana bernama Mikhael (Daniel 10:13,21 perhatikan dalam kitab Daniel juga ada
nama Gabriel yang disana juga disebut sebagai pesuruh kusus untuk menyampaikan
Firman Allah kepada Manusia(Daniel 8:16;9:21 bnd Lukas 1:19,26}mungkin juga itu
Tokoh” Malaikat Tuhan”itu lah yang disebut oleh Lukas didalam kisah para
rasul(kis 5:19;8:26;10;3;12;7;23,27:23).
Didalam
ilmu Telogia tokoh Malaikat ini pernah dihungkan orang dengan Firman Allahyang
Kekal(Yunaninya”Logos”,Yoh 1:1-5) yang kemudian menjadi daging(Manusia)didalam
Yesus Kristus(Yoh 1:14)akan tetapi tafsiran yang demikian tentang “Malaikat Tuhan
“pada waktu sekarang ini ditolak oleh kebanyakan ahli Theologia,didalam Alkitab
orang tidak berbicara sistematis tentang Malaikat ini:seringkali ia muncul pada
peristiwa-peristiwa dimana muncul nya itu yang diharap-harapkan misalnya (kej
7:16;11:7 dsb.dalam Pl kita melihat bahwa malaikat bukan lah oknum yang
tersendiri ,yang berada disamping Allah dan sehakekat dengan Allah,jadi kita
melepaskan pendapat kita yang menyatakan “Malaikat Tuhan”sebenar nya penjelmaan
Kristus dalam PL apabila dalam Alkitab dalam PL atau pun PB sebutan tentang
Malaikat ini maksut nya untuk menegaskan bahwa Allah bertindak secara
konkrit,rill dan langsung berhadapan dengan manusia “lihat terutama dalam Hak
13”
Tentang tokoh-tokoh Malaikat dalam Alkitab tidak
boleh kita jadikan suatu sistim,seolah-olah dunia malaikat itu satu Negara
teratur milik bangsa Malaikat yang pemimpin-pemimpinnya dapat dikenal namanya
tugasnya dan juga pangkat nya,usaha tersebut pernah dilakukan oleh umat Yahudi
tetapi sikap demikian timbul dari rasa ingin tau semua dan sikap demikian
menjauhkan orang dari Kristus(Kolose 2:18-19)Alkitab berbicara tentang
berbagai-bagai Malaikat sebab Allah bertindak kepada dunia manusia dengan
berbagai cara,dan janganlah kita menyimpulkan perbuatan Allah dalam suatu
sistim yang masuk akal
Kepada
Lot disodom datang dua Malaikat(kej 19:1)hanya satu malaikat yang menampakan
diri kepada Hagar(Kej 16:17;21:17)didalam riwayat Abraham di Gunung Moriatampi
seorang malaikat(kej 22:11;15)malaikat bericara kepada Yakub dalam mimpinya(kej
31:11),Malaikat Tuhan berbicara kepada Musa ditengah semak duri(kel 3:2),dan
bahkan dalam Masmur 91:11 juga dikatakan bahwa kita sebagai umat manusia juga
mempunyai satu malaikat pelindung,dan kita kita melihat kisah Iblis mencobai
Yesus,Iblismenyuruh Yesus untuk menjatuhkan diri karna “sesungguhnya ada
Malaikat Tuhanyang disediakan untuk melindung tiap-tiap orang namun hal ini
Yesus langsung menolak nya dan Yesus juga menjawab kepada Iblis bahwa ada juga
tertulis bahwa “jangan engkau mencobai Tuhan Allah mu”dan berbicara tentang
pelindung setiap orang itu bukan hanya kepada dewasa saja melainkan kepada anak
kecil juga kita lihat(matius 10:18) dan mengenai hal ini Calvin menekankan bahwa justru inilah harus menjadi satu
penghiburan bahwa:masing-masing kita bukan hanya saja dipelihara oleh satu
Malaikat saja ,melainkan semua malaikat itu bersatu menjaga keslamatan kita
PENGERTIAN MALAIKAT BAGI KRISTIANI
[3]Sebenar
nya peranan Malaikat dalam kehidupan nyata kita orang Kristen sangat dominan
dan besar.hal ini dapat terlihat dalam ucapan Tuhan yang menyebutkan”ingat lah
jangan memnganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini,seperti yang saya
paparkan dibagian sebelumnya,hal ini sama juga yang diungkapkan oleh Masmur
Daut(91:11-12)dalam kitab ibrani menyebutkan bahwa mereka semua adalah roh-roh
yang melayani mereka yang harus memperoleh keslamatan(ibr 1:14)menurut Enns
“roh yang melayani,”kata melayani dalam bahasa Yunani adalah “Leitourgika”ini ,bukan dalam pengertian
Melayani seperti seorang budak,tetapi menunjukan melayani karna ditugaskan.[4]Ternyata
dalam kehidupan nyata setiap hari,ada malaikat Tuhan yang selalau siap melayani
kita.
Dari pengalaman nabi Elia yang berada dalam
situasi Frustasi,kelelahan dan kelaparan
,Malaikat Tuhan datang menyediakan makanan(I Raj.19:15-17)waktu Daud,Daniel dan
ketiga temannya,Sadrakh,Mesakh dan Abetnego,juga Petrus dan lain-lainnya dalam
keadaan kritis,Malaikat Tuhan selalu datang menolong dabn menyelamatkan .jika
Malaikat memberikan pertolongan kepada tokoh-tokoh Alkitab ,tentu berlaku juga
untuk setiap anak-anak Allah .dalam kitab Wahyu juga kita temukan tentang ada
Malaikat yang menjaga 7 Gereja di asia
kecil(Why .2:1,8,12,18;3:1,7,14) namun
disini penulis buku ini juga mengutip ayat dalam kitab wahyu bahwa
Malaikat sendiri tidak menginginkan untuk Yohanes Menyembahnya,tatkala Yohanes
tersungkur didepan kakinya untuk menyembah ,Malaikat berkata”Jangan berbuat
demikian ! Aku adalah hamba sama seperti engkau dan juga saudara-saudaramu yang
memiliki kesaksian Yesus.Sembahlah Allah !! karna kesaksian Yesus adalah Roh
Nubuat(wahyu 19:10)dan pada waktu Yohanes mendengar uraian yang luar biasa dari
Malaikat tanpa sadar ia tersungkur dan mau menyembah,sekali lagi Malaikat
berkata kepadanya “Jangan berbuat demikian ! Aku adalah hamba sama seperti
engkau dan saudara-saudara mu,para nabi dan semua mereka yang menuruti segala perkataaan kitab ini “Sembah
lah Allah !(Wahyu 22:8) Paulus sendiri juga secara tida langsung menyerang
orang yang menyembah kepada Malaikat dan sekaligus memperingatkan anggota
jemaat untuk waspada terhadap orang-orang yang berbuat demikian terutama
pengajaran nya(kolose 2:18)[5]Beliau
dalam tulisan nya menyatakan bahwa”Kita juga bisa melihat
Kemahabesaran,Kemahakuasaan Allah yang mengutus malaikatnya untuk kita.
ASPEK EPISTEMOLOGI
Dalam
perjanjian lama kebanyakan malaikat wujut menjadi manusia,waktu Allah bermaksut
memusnahkan Sodom dan Gemora,Malaikat menyatakan diri baik kepada Abraham
maupun Lotdalam wujut manusia biasa(kejadian 18-19);dalam wujut nyala api hal
ini dilihat oleh Musa pada waktu ia mengembalakan kambing domba milik mertuanya
dipadang gurun.
ASPEK HAKIKAT
Malaikat bukan bukan ada sejak dari
kekal,tetapi mempunyai permulaan karna
ia adalah makluk ciptaan Allah(Neh 9:6,Mzm 148:1-5) hal ini lebih jelas dan gambling disebutkan
dalam perjanjian baru oleh Yohanes,”segala sesuatu dijadikan oleh Dia,dan tanpa
Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi
dari segala yang telah dijadikan(Yoh 1:3)surat kiriman rasul Paulus
kepada jemaat diKolose menyebutkan”Karna didalam dialah telah diciptakan segala
sesuatu,yang ada di Sorga dan dibumiyang kelihatan dan yang tidak kelihatan
baik Singgasana;maupun Kerajaan ,baik pemerintah ;maupun penguasa;segala
sesuatu diciptkan oleh Dia dan untuk Dia{Kol. 1:16}dan terkadang ada orang yang
bertanya mengapa bertambanya manusia ,demikian juga bertambanya Malaikat,??
Apakah Mlaikat itu bisa beranak cucu??dari informasi yang diberikan Tuhan dengan menyebutkn bahwa Malaikat tidak
saling kawin mengawini(Mat 22:30)maka jelas lah bahwa malaikat Tidak bisa mempunyai Keturunan.
EVALUASI
Sesuai dengan pembahasan yang telah saya
uraikan ada banyak kita temukan berbagai macam Malaikat.dan yang saya ingin
ajukan disini untuk menjawab Apakah Malaikat itu bagian kedua dari
Tunggal?,banyak hal yang kita temukan tentang Tuhan mengutus para
Malaikat,namun yang ada dalam Alkitab Malaikat tidak pernah melakukan segala
sesuatu dengan kehendak nya sendiri ,tetapi dia melakukan segala sesuatu karna
diutus oleh Tuhan.
Dan hal yang perlu kita perhatikan adalah
bahwa dalam Alkitab tidak pernah kita temukan kapankah Tuhan menciptakan
Malaikat,tetapi yang pastinya Malaikat itu diciptakan oleh Tuhan,dan ada
kemungkinan besar Malaikat itu diciptakan terlebih dahulu sebelum manusia,karna
sesudah manusia jatuh dalam dosa ditaman Eden Malaikat sudah ada,dan Malaikat
juga yang diperintahkan oleh Tuhan dan menghalau manusia keluar dari taman
Eden,dan Malaikat juga diciptakan hanya sekali saja,Malaikat juga tidak
mempunyai keturunan(Matius 22:30)dan untuk menunjukan bahwa Malaikat itu adalah
ciptaan Tuhan maka mari kita perhatikan (Yohanes pasal 1:3) bahwa segala
sesuatu yang ada di Sorga dan di bumi yang kelihatan maupun yang tidak
kelihatan itu semuanya diciptkan Oleh Tuhan ,ketika kita melihat hal ini maka
perlu kita ketahui bersama bahwa “Malaikat itu bukanlah bagian kedua dari Tri
Tunggal” karna dia juga adalah ciptaan Allah dan jika kita melihat
ketika Yohanes di Pulau Patmos ketika mau mau menyembah kepada Malaikat maka
kata malaikat itu kepadanya jangan lakukan itu aku juga hamba seperti kamu
dengan teman-teman mu ,Sembah lah Allah.dan jika kita mau berpikir bahwa
malaikat itu bagian kedua dari Tri Tunggal maka kita memiliki pikiran juga yang
diciptakan itu semua bisa jadi Allah termasuk manusia itu juga bisa menjadi
Allah,jadi sekali lagi lagi saya ingin tekankan bahwa Malaikat bukanlah bagian
kedua dari Tri Tunggal.sekian yang dapat
saya uraikan dan akhirnya saya ucapkan Terima kasih dan Tuhan
Memberkati.
[1]
Institutio buku I ,Bab XIV,3).
[2]
Dr.G.C.Van Niftrik
Dr.B.J.Boland,Dogamtika masa kini, 154
[3] PDT.PAULUS DAUN ,D.MIN.;TH.M.anggelologi,Daimonologi
hal 2-8
[5]
Stanton ,B.Richardson ,ANGELOLOGI DAN ANTROPOLOGI,Pen.G.V.Chapman ,(ujung
Pandang:STTJaffary,1981,hal.1)
Nama Penulis:Victor Ullam Asal:Kupang NTT
saat ini sedang berkuliah di STT Huperetes Batam
Email:081277389267 /Vitoullam@gmail.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar