Kamis, 18 Januari 2018

Apakah Malaikat itu merupakan bagian ke dua dari Allah Tri Tunggal?



PENDAHULUAN


A.LATAR BELAKANG

Pada akhir-akhir dalam perkuliahan kami sering ada pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh Dosen dan juga teman-teman saya bahkan ada sumber yang dipakai oleh dosen yang dimana saya tidak setuju dengan sebuah anggapan pada sumber yang dipakai oleh dosen dimana dalam buku itu dikatakan bahwa Malaikat adalah bagian kedua dari Allah Tri Tunggal,oleh karna itu melalui makalah ini,saya akan membahas bahwa” Apakah Malaikat itu merupakan bagian kedua dari Tri Tunngal? Saya ingin agar teman-teman saya memiliki kemampuan Teologis yang baik dan benar sesuai dengan apa yang ada dalam Alkitab,karna pengetahuan Teologi  yang baik adalah harus berdasarkan pada Alkitab.karna dalam belakangan ini banyak Gereja Tuhan yang membuat doktrin masing-masing dan terkadang ada pertentangan  bahkan hampir –hampir mau bermusuhan karna masing-masing ingin mempertahankan doktrin masing,disini saya mengutip salah salah satu kutipan dari KARL BART dimana beliau memaparkan sebuah ilustrasi bahwa”ada seorang yang kaya ia memiliki 3 orang anak laki-laki  dan ia menyuruh orang dan membuat 3cicin dan berikan kepada setiap anak-anak-Nya ,namun tidak ada yang mengetahui bahwa mana cincin yang asli,nah hal seperti ini yang terjadi pada gereja Tuhan pada masa kini,oleh karna itu melalui makalah ini saya ingin agar para Teolog dan  Gereja Tuhan hendak mengenal, memahami dan menggungkapkan Pemahan nya tentang Allah dan Karya –karya nya berdasarkan pada Injili atau Alkitabiah.kita dalam Alkitab banyak sekali ayat-ayat yang menyebut tentang Malaikat tapi tidak dikatakan bahwa Malaikat adalah bagian kedua dari Tri Tunggal,yang membuat saya ingin membahas permasalahan ini adalah kita semua telah tau bahwa yang nama-Nya Tritunggal adalah 3 menjadi satu yaitu Allah Bapak,Putra  Rohkudus,dan ketiga pribadi ini memiliki sifat yang sama yaitu sifat KeAllahan dan ketika kita melihat kronologis nya tentang Allah Tritunggal pada bagian kedua adalah Allah Anak  atau yang disebut Putra dan bukan lah Malaikat,dan disini saya akan memakai beberapa sumber untuk membahas tentang anggapan ini pada bagian selanjut nya sekian dan Tuhan Yesus Memberkati.




PARA MALAIKAT
1.      Apakah Malaikat itu ada?
Terhadap pertanyaan diatas kebanyakan diantara kita akan segara menjawab : tentulah ada sebagaimana orang-orang lain percaya tentang adanya pelbagai macam Roh yang berbahaya seperti (Jin,Hantu,siluman,orang halus dan sebagainya) hal ini ketika kita melihat dalam  tulisan Rasul paulus  kepada jemaat di (Efesus 6:12) demikian juga kita sebagai orang Kristen percaya kepada adanya Malaikat-malaikat sebagi Roh yang baik dan diantara kita orang Kristen yang juga percaya bahwa adanya roh jahat yang mengerumuni serta mengancam kehidupan kita.dan banyak orang berkata bahwa kuburan itu adalah tempat yang berbahaya?dan bukankah barangkali roh nenek moyang masih memegang peranan nya dalam hidup banyak orang Kristen? Bagaimana juga kita akan tetap percaya kepada adanya mahkluk yang tidak kelihatan maka tentu saja kita percaya juga  kepada adanya Malaikat-Malaikat.
     Maka timbul lah pertanyaan pertama”tepatkah ungkapan “Percaya kepada adanya Malaikat? “Percaya”sebenarnya adalah perhubungan dan persekutuan antara dua peribadi.Percaya kepada Allah (atau Percaya akan Allah) antara lain menaruh isi :Mempercayakan diri sendiri kepada Allah.dapatkah dan bolehkah dikatakan secara itulah kita percaya kepada para Malaikat.didalam buku-buku Dogmatika sekarang ini seringkali tidak disinggung sedikitpun tentang para Malaikat,lain sekali dengan abat –abat dahulu dimana bapak-bapak Gereja lama pada abat pertengahan memberikan pemahaman yang panjang lebar tentang para malaikat malah juga tabiat dan Zatnya.Malaikat-malaikat dibayangkan  seperti makluk yang sejenis dengan manusia  yaitu oknum-oknum yang mempunyai akal budi,kemauan sendiri dan kemungkinan untuk memilih secara bebas.berbeda dengan manusia yang adalah makluk jasmani maka para Malaikat di anggap sebagai makluk Rohani.dan selanjutnya kerapkali/seringkali diperdebatkan  mengenai soal Bilakah para Malaikat diciptakan?:sebelum penciptaan langit dan bumi atau sesudah nya untuk menjelaskan kejatuhan manusia kedalam Dosa ada anggapan bahwa sebelum peristiwa itu telah terjadi suatu pemberontakan diantara bangsa Malaikat.makanya para Mlaikat yang sudah jatuh kedalam dosa inilah yang dianggap sebagai Iblis-iblis.
     Dibandingkan dengan ilmu Teologi pada abat-abat pertengahan ,Calvin berhati-hati berbicara tentang soal malaikat.Ia hanya mau mendengar kesaksian kepada Alkitab maka menurut Calvin ternyatalah bahwa “Roh Allah selalu mengajar hanya mengajarkan kepada kita hal-hal yang berfaedah akan tetapi dalam hal-hal yang kurang penting untuk mengutkan hati kita juga hendak mengetahi juga apa yang pantas diketahui[1].
Sesudah itu dalam Teologi pencerahan para Malaikat dianggap sepi:bila akal budi yang menjadi ukuran ilmu Telogia maka tidak adatempat lagi bagi para Malaikat,sejak waktu itu hingga masa sekarang,kebanyakan ahli Teologia cenderung untuk mendiamkan soal ini didalam dogmatika.Bukan kah Malaikat .
2.Cara bagaimana para Malaikat itu berada?
           Didalam Alkitab tidak dibicarakan tentang para malaikat sebagai makluk yang mempunyai arti tersendiri para Malaikat bukan merupakan subjek yang bertidak sendiri ,yang mengambil inisiatif sendiri,sebagaimana hal nya dikatakan tentang Allah ataupun manusia .maka para Malaikat tidak bias menjadi objek-objek untuk pengetahuan kita ,missal nya dalam ilmu hayat ataupun para Psykhologi.tidak dapat kita katakana asal -usulnya,kelahirannya,kejatuhannya kedalam dosa ,hakekat nyasifat-sifatnya dsb.Misal nya bahwa malaikat adaalah makluk Rohani yang menurut sifat-sifat nya mempunyai kedudukan dibawah Allah,tetapi diatas Manusia.
3.Surga dan para Malaikat
           [2]Menurut pandangan tentang bentuk jagat ,sebagaimana terdapat dalam Alkitab,alam semesta itu terdiri dari tiga lapis(lihat misalx keluaran 20:4 dan filipi 2:10 dalam berbagai-bagai terjemahan)yang berada diatas namanya  dalam bahasa ibrani Syamayim ,Yunaninya uranos,kata-kata itulah yang kita namakan sorga maupun apa yang kita sebutkan langit(bahkan juga angkasa,cakrawala dan udara )menurut pandangan Alkitab tentang bentuk jagat,tidak boleh”Surga “ dan “langit” itu kita pisahkan begitu-begitu saja,kita berbicara tentang “Kerajaan Surga”,tetapi tentang penciptaan langit dan bumi padahala hanya satu kata saja yang digunakan dalam bahasa Ibrani dan Yunani,itulah sebabnya kadang-kadang kami akan terpaksa berbicara tentang surga-langit sebagai suatu kesatuan.
           Dilihat dari sudut ilmu pengetahuan alam tidak dapat lagi kita menerima pandangan kuno tentang bentuk jagat itu dan anggapan tentang tempat letak nya”surga”pertanyaan dimanakah Surga?sebenar nya  harus diganti dengan apakah surga itu?”Calvin mengatakan bahwa surge itu harus lebih  kita anggap sebagai suatu pengertian rohani dari pada suatu tempat atau ruang tertentu yang berada diatas bintang,tetapi tidak dapat dmasukan kedalam Nalar kita,manusian membutuhkan baying-bayang ynag konkrit yang dipergunakan secara kiasan,dan realita ilahi yang melampaui pemikiran dan perumusan kita.Demikian kita katakan bahwa “Surga adalah tempat kediaman nya Allah”dan surge adalah dimana Allah hadir seacara Istimewa dan dimana kehendak nya berlaku sepenuhnya.
           Dengan demikian hubungan dan nisbah  Allah dan Surag-Langit” adalah sebagai hubungan nisbah antara Khalik bayangan tentang para Malaikat,sebagaimana terdapat dalam Alkitab:mereka tiodak sama dengan Allah,tidak berdiri disamping Allah sebagai oknum-oknum ilahi,akan tetapi dibayangkan sebagai makluk yang tergolong kepada apa yang diciptakan sehingga sama sekali tergantung kepada Allah.itu lah sebab nya Yohanis tidak boleh menyembah kepada Malaikat sebab ia juga diciptakan dan bahkan malaikat juga menyatakan bahwa”jangan lakukan itu !aku adalah hamba ,sama seperti engkau dan saudara-saudaramu,para Nabi dan semua yang menuruti  segala perkataan kitab ini.”kata malaikat sekali lagi”Sembahlah Allah”(wahyu 22:8-9)begitu lah segi pertama ,yang harus kita perhatikan mengenai “surga dan malaikat”:kedua nya tergolong pada apa yang diciptakan oleh Tuhan dan sebab itu tergantung pada Dia.dilihat dari sudut Allah maka surga itu lebih rendah dari pada Allah sendiri.dan Malaikat juga  sebagai abdi kusus dari Allah dan disini Alkitab juga mengatakan bahwa Karna didalam Dia telah diciptakan segala sesuatu ,yang ada disorga dan yang ada dibumi,yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan ,baik singgasana,maupun kerajaan,baik pemerintah,maupun penguasa,segala sesuatu diciptakan oleh dia dan untuk dia(Kolose 1:16)jadi disisni sangat jelas bahwa Tuhan menciptaka segala sesuatu itu ada yang kelihatan dan ada juga yang tak kelihatan yang ada di sorga dan saya berasumsi bahwa ketika suatu saat kita  berada di tempat nya Tuhan baru pasti kita akan melihat ciptaan Tuhan yang tak kelihatan,disisini akan  ada pertanyaan bahwa apakaah kita benar akan melihat apa yang tak kelihatan yang diciptakan oleh Allah?saya akan  menjawab bahwa ia karna di Sorga kehendak Allah jadi sepenunya maka kita yang dibenarkan Allah dan hidup kudus saya  jamin akan melihat semua itu(Ibrani 12:4)
KERAJAAN SORGA
Berbicara mengenai Malaikat berarti masih punya hubungan dengan Kerajaan Sorga sebagaimana hal kerajaan Sorga disebutkan dalam ,misalnya Matius 3:2;4:17;5:3;10,19 seluruh nya 30 kali.maksudnya ialah bahwa Allah seolah-olah terlebih dahulu telah mengadakan serta menentukan”Surga” sebagai tempat kehadiranNya yang  kusus,sebagai wilayah nya yang Istimewa,tempat kediamannya:didalam pusat yang konkrit itu seolah-olah Allah pertama-tama telah melaksanakan dan mewujudkan  pemerintahannya,sehingga KerajaanNya menjadi kerajaan Sorga”Allah yang “Transkendent” itu seakan-akan  telah memilih suatu tempat yang lebih dekat kepada dunia tempat kita yang hidup,yakni didalam batas-batas alam semesta yang diciptakan nya.
Sekarang telah menjadi jelas kepada kita apa yang dimaksud oleh Alkitab,apabila berbicara tentang para Malaikat sekali lagi kita kembali kepada dua garis yang ditunjukan diatas tadi.
1.Munculnya Malaikat-malaikat menyatakan kepada kita,bahwa Kerajaan Allah adalah Kerajaan Sorga,dengan kata lain:Allah adalah Rahmani,disini juga kita perlu memperhatikan kalimat dalam doa yang diajarkan kepada kita oleh Tuhan” Yesus yaitu Doa Bapak Kami”Yakni ada dua kata yang terlihat jelas”Datang lah Kerajaan mu”dan jadilah kehendak mu dibumi seperti diSorga”(Matius 6:10)kerajaan Sorga  menjadi realitas Konkrit dibumi dimana manusia hidup menurut kehendak Allah melalui kepercayaan kepada Kristus.Didalam Dia “Kerajaan Sorga”ini telah dekat kepada kita(Matius 4:17)
           A.Allah telah mewujudkan kerajaan nya didalam batas-batas alam semesta yang di ciptakan ini,tempat kita hidup! Tidak boleh Allah itu kita jadikan suatu illah yang Agung yang hanya transcendent saja,ungkapan kerajaan Sorga mengandung penghiburan sebagai berikut:Allah bukan hanya jauh sekali,sehingga ia tidak dapat dicapai dalam kesembunyian nya yang kekal ketika kita melihat dengan kacamata jasmani,dan sesungaguhnya ia beraada dekat kita,dan bersama dengan kita,kini dan disini,kerajaan nya bukan saja dari kerajaan yang Transendent,melainkan juga “kerajaan Sorga “.Dilihat dari sudut Allah”Surga”itu tergolong kepada alam semesta yang diciptakanNya.ungkapan kerajaan Surga menekankan adanya hubungan yang sungguh antara Allah dengan Manusia ada keselamatan yang tidak jauh dari kita melainkan yang sungguh masuk dalam hidup kita manusia dalam dunia ini.
2. Memang surge tergolong pada apa yang telah diciptakan akan tetapi jika dilihat dari sudut            pandang manusia “Surga” itu lho !!adalah bagian yang tinggi dan hal ini juga harus kita hubungkan  dengan ungkapan “Kerajaan Sorga” apabila kerajaan Sorga datang kepada kita ,maka benar-benar Kerajaan Allah lah yang datang kepada kita.kerajaan yang datang nya dari atas bukan dari dunia ini,melainkan yang sangat lain dari kerajaan yang ada didunia ini.

PELBAGAI TOKOH MALAIKAT di DALAM ALKITAB
Didalam Alkitab ada diceritkan tentang suatu tokoh malaikat yang harus kita berikan perhatian kusus,yaitu seorang Malaikat yang agaknya mempunyai nama tersendiri.malaikat itu disebut Malak-Yahweh(Malaikat Tuhan) lihat Bil 22:22,Hak 6:11;13:3;1 Raj 19:7;2 Raj 19:35.Kadang kadang juga disebut” Malak ha-Elohim”(Malaikat Allah)lihat kel 14:19.Menurut perjanjian lama seakan-akan tokoh ini merupakan penjelmaan dan perwujudan pertolongan kusus dari Allah kepada umatNya.didalam kitab Daniel fungsi seperti itu dimiliki  oleh  yang disana bernama Mikhael (Daniel 10:13,21 perhatikan dalam kitab Daniel juga ada nama Gabriel yang disana juga disebut sebagai pesuruh kusus untuk menyampaikan Firman Allah kepada Manusia(Daniel 8:16;9:21 bnd Lukas 1:19,26}mungkin juga itu Tokoh” Malaikat Tuhan”itu lah yang disebut oleh Lukas didalam kisah para rasul(kis 5:19;8:26;10;3;12;7;23,27:23).
            Didalam ilmu Telogia tokoh Malaikat ini pernah dihungkan orang dengan Firman Allahyang Kekal(Yunaninya”Logos”,Yoh 1:1-5) yang kemudian menjadi daging(Manusia)didalam Yesus Kristus(Yoh 1:14)akan tetapi tafsiran yang demikian tentang “Malaikat Tuhan “pada waktu sekarang ini ditolak oleh kebanyakan ahli Theologia,didalam Alkitab orang tidak berbicara sistematis tentang Malaikat ini:seringkali ia muncul pada peristiwa-peristiwa dimana muncul nya itu yang diharap-harapkan misalnya (kej 7:16;11:7 dsb.dalam Pl kita melihat bahwa malaikat bukan lah oknum yang tersendiri ,yang berada disamping Allah dan sehakekat dengan Allah,jadi kita melepaskan pendapat kita yang menyatakan “Malaikat Tuhan”sebenar nya penjelmaan Kristus dalam PL apabila dalam Alkitab dalam PL atau pun PB sebutan tentang Malaikat ini maksut nya untuk menegaskan bahwa Allah bertindak secara konkrit,rill dan langsung berhadapan dengan manusia “lihat terutama dalam Hak 13”
Tentang tokoh-tokoh Malaikat dalam Alkitab tidak boleh kita jadikan suatu sistim,seolah-olah dunia malaikat itu satu Negara teratur milik bangsa Malaikat yang pemimpin-pemimpinnya dapat dikenal namanya tugasnya dan juga pangkat nya,usaha tersebut pernah dilakukan oleh umat Yahudi tetapi sikap demikian timbul dari rasa ingin tau semua dan sikap demikian menjauhkan orang dari Kristus(Kolose 2:18-19)Alkitab berbicara tentang berbagai-bagai Malaikat sebab Allah bertindak kepada dunia manusia dengan berbagai cara,dan janganlah kita menyimpulkan perbuatan Allah dalam suatu sistim yang masuk akal
Kepada Lot disodom datang dua Malaikat(kej 19:1)hanya satu malaikat yang menampakan diri kepada Hagar(Kej 16:17;21:17)didalam riwayat Abraham di Gunung Moriatampi seorang malaikat(kej 22:11;15)malaikat bericara kepada Yakub dalam mimpinya(kej 31:11),Malaikat Tuhan berbicara kepada Musa ditengah semak duri(kel 3:2),dan bahkan dalam Masmur 91:11 juga dikatakan bahwa kita sebagai umat manusia juga mempunyai satu malaikat pelindung,dan kita kita melihat kisah Iblis mencobai Yesus,Iblismenyuruh Yesus untuk menjatuhkan diri karna “sesungguhnya ada Malaikat Tuhanyang disediakan untuk melindung tiap-tiap orang namun hal ini Yesus langsung menolak nya dan Yesus juga menjawab kepada Iblis bahwa ada juga tertulis bahwa “jangan engkau mencobai Tuhan Allah mu”dan berbicara tentang pelindung setiap orang itu bukan hanya kepada dewasa saja melainkan kepada anak kecil juga kita lihat(matius 10:18) dan mengenai hal ini Calvin menekankan bahwa justru inilah harus menjadi satu penghiburan bahwa:masing-masing kita bukan hanya saja dipelihara oleh satu Malaikat saja ,melainkan semua malaikat itu bersatu menjaga keslamatan kita
PENGERTIAN MALAIKAT BAGI KRISTIANI
[3]Sebenar nya peranan Malaikat dalam kehidupan nyata kita orang Kristen sangat dominan dan besar.hal ini dapat terlihat dalam ucapan Tuhan yang menyebutkan”ingat lah jangan memnganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini,seperti yang saya paparkan dibagian sebelumnya,hal ini sama juga yang diungkapkan oleh Masmur Daut(91:11-12)dalam kitab ibrani menyebutkan bahwa mereka semua adalah roh-roh yang melayani mereka yang harus memperoleh keslamatan(ibr 1:14)menurut Enns “roh yang melayani,”kata melayani dalam bahasa Yunani adalah “Leitourgika”ini ,bukan dalam pengertian Melayani seperti seorang budak,tetapi menunjukan melayani karna ditugaskan.[4]Ternyata dalam kehidupan nyata setiap hari,ada malaikat Tuhan yang selalau siap melayani kita.
Dari pengalaman nabi Elia yang berada dalam situasi  Frustasi,kelelahan dan kelaparan ,Malaikat Tuhan datang menyediakan makanan(I Raj.19:15-17)waktu Daud,Daniel dan ketiga temannya,Sadrakh,Mesakh dan Abetnego,juga Petrus dan lain-lainnya dalam keadaan kritis,Malaikat Tuhan selalu datang menolong dabn menyelamatkan .jika Malaikat memberikan pertolongan kepada tokoh-tokoh Alkitab ,tentu berlaku juga untuk setiap anak-anak Allah .dalam kitab Wahyu juga kita temukan tentang ada Malaikat yang menjaga  7 Gereja di asia kecil(Why .2:1,8,12,18;3:1,7,14) namun  disini penulis buku ini juga mengutip ayat dalam kitab wahyu bahwa Malaikat sendiri tidak menginginkan untuk Yohanes Menyembahnya,tatkala Yohanes tersungkur didepan kakinya untuk menyembah ,Malaikat berkata”Jangan berbuat demikian ! Aku adalah hamba sama seperti engkau dan juga saudara-saudaramu yang memiliki kesaksian Yesus.Sembahlah Allah !! karna kesaksian Yesus adalah Roh Nubuat(wahyu 19:10)dan pada waktu Yohanes mendengar uraian yang luar biasa dari Malaikat tanpa sadar ia tersungkur dan mau menyembah,sekali lagi Malaikat berkata kepadanya “Jangan berbuat demikian ! Aku adalah hamba sama seperti engkau dan saudara-saudara mu,para nabi dan semua mereka yang  menuruti segala perkataaan kitab ini “Sembah lah Allah !(Wahyu 22:8) Paulus sendiri juga secara tida langsung menyerang orang yang menyembah kepada Malaikat dan sekaligus memperingatkan anggota jemaat untuk waspada terhadap orang-orang yang berbuat demikian terutama pengajaran nya(kolose 2:18)[5]Beliau dalam tulisan nya menyatakan bahwa”Kita juga bisa melihat Kemahabesaran,Kemahakuasaan Allah yang mengutus malaikatnya untuk kita.
ASPEK EPISTEMOLOGI
 Dalam perjanjian lama kebanyakan malaikat wujut menjadi manusia,waktu Allah bermaksut memusnahkan Sodom dan Gemora,Malaikat menyatakan diri baik kepada Abraham maupun Lotdalam wujut manusia biasa(kejadian 18-19);dalam wujut nyala api hal ini dilihat oleh Musa pada waktu ia mengembalakan kambing domba milik mertuanya dipadang gurun.
ASPEK HAKIKAT
Malaikat bukan bukan ada sejak dari kekal,tetapi mempunyai permulaan  karna ia adalah makluk ciptaan Allah(Neh 9:6,Mzm 148:1-5)  hal ini lebih jelas dan gambling disebutkan dalam perjanjian baru oleh Yohanes,”segala sesuatu dijadikan oleh Dia,dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi  dari segala yang telah dijadikan(Yoh 1:3)surat kiriman rasul Paulus kepada jemaat diKolose menyebutkan”Karna didalam dialah telah diciptakan segala sesuatu,yang ada di Sorga dan dibumiyang kelihatan dan yang tidak kelihatan baik Singgasana;maupun Kerajaan ,baik pemerintah ;maupun penguasa;segala sesuatu diciptkan oleh Dia dan untuk Dia{Kol. 1:16}dan terkadang ada orang yang bertanya mengapa bertambanya manusia ,demikian juga bertambanya Malaikat,?? Apakah Mlaikat itu bisa beranak cucu??dari informasi yang diberikan  Tuhan dengan menyebutkn bahwa Malaikat tidak saling kawin mengawini(Mat 22:30)maka jelas lah bahwa  malaikat Tidak bisa mempunyai Keturunan.
EVALUASI
Sesuai dengan pembahasan yang telah saya uraikan ada banyak kita temukan berbagai macam Malaikat.dan yang saya ingin ajukan disini untuk menjawab Apakah Malaikat itu bagian kedua dari Tunggal?,banyak hal yang kita temukan tentang Tuhan mengutus para Malaikat,namun yang ada dalam Alkitab Malaikat tidak pernah melakukan segala sesuatu dengan kehendak nya sendiri ,tetapi dia melakukan segala sesuatu karna diutus oleh Tuhan.
Dan hal yang perlu kita perhatikan adalah bahwa dalam Alkitab tidak pernah kita temukan kapankah Tuhan menciptakan Malaikat,tetapi yang pastinya Malaikat itu diciptakan oleh Tuhan,dan ada kemungkinan besar Malaikat itu diciptakan terlebih dahulu sebelum manusia,karna sesudah manusia jatuh dalam dosa ditaman Eden Malaikat sudah ada,dan Malaikat juga yang diperintahkan oleh Tuhan dan menghalau manusia keluar dari taman Eden,dan Malaikat juga diciptakan hanya sekali saja,Malaikat juga tidak mempunyai keturunan(Matius 22:30)dan untuk menunjukan bahwa Malaikat itu adalah ciptaan Tuhan maka mari kita perhatikan (Yohanes pasal 1:3) bahwa segala sesuatu yang ada di Sorga dan di bumi yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan itu semuanya diciptkan Oleh Tuhan ,ketika kita melihat hal ini maka perlu kita ketahui bersama bahwa “Malaikat itu bukanlah bagian kedua dari Tri Tunggal” karna dia juga adalah ciptaan Allah dan jika kita melihat ketika Yohanes di Pulau Patmos ketika mau mau menyembah kepada Malaikat maka kata malaikat itu kepadanya jangan lakukan itu aku juga hamba seperti kamu dengan teman-teman mu ,Sembah lah Allah.dan jika kita mau berpikir bahwa malaikat itu bagian kedua dari Tri Tunggal maka kita memiliki pikiran juga yang diciptakan itu semua bisa jadi Allah termasuk manusia itu juga bisa menjadi Allah,jadi sekali lagi lagi saya ingin tekankan bahwa Malaikat bukanlah bagian kedua dari Tri Tunggal.sekian yang dapat  saya uraikan dan akhirnya saya ucapkan Terima kasih dan Tuhan Memberkati.


[1] Institutio buku I ,Bab XIV,3).
[2] Dr.G.C.Van Niftrik
Dr.B.J.Boland,Dogamtika masa kini, 154
[3]  PDT.PAULUS DAUN ,D.MIN.;TH.M.anggelologi,Daimonologi hal 2-8
[4]  Paul Enns,THE MOODY HANDBOOK OF TEOLOGI,(CHICAGO:MOODY PREES,1995)hal 291
               
                 
[5] Stanton ,B.Richardson ,ANGELOLOGI DAN ANTROPOLOGI,Pen.G.V.Chapman ,(ujung Pandang:STTJaffary,1981,hal.1)

 
Nama Penulis:Victor Ullam Asal:Kupang NTT 
saat ini sedang berkuliah di STT Huperetes Batam 
Email:081277389267 /Vitoullam@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Percaya dan berharap pada Anugerah Tuhan yang menyelamatkan

Tema: Percaya dan   berharap pada Anugerah Tuhan yang Menyelamatkan Didalam Iinjil Yohanes kita tidak menemukan orang Kusta,pengus...