
Tema:
Percaya dan berharap pada Anugerah Tuhan
yang Menyelamatkan
Didalam
Iinjil Yohanes kita tidak menemukan orang Kusta,pengusiran Setan, pemungut
cukai, orang saduki, khotbah dibukit, kisah Yesus masa bayi,taman Getsemani,
Perjamuan malam terakhir, yang kita temukan adalah perkawinan dikota
kana,Nikodenus, Perempuan Samaria disumur Yakub dan masih banyak lagi yang ada
dalam Yohanes yang tidak ada dalam ketiga Injil sinoptik.
Dan tema utama dalam Injil Yohanes
adalah hidup Kekal. Hidup kekal dalam adalah bagian dari Zaman yang akan datang
yang dimulai dengan kebangkitan Yesus dan Yohanes menekankan pada Karunia
kehidupan saat ini, dan ia mengarahkan pandangannya pada apa yang dimiliki
orang percaya pada masa kini. Karunia zaman ini tersedia hanya karna Yesus
adalah kebangkitan dan kehidupan ( Yoh 11:25 ).Melalui kebangkitan Yesus zamann
yang akan datang menerobos masuk kedalam
zaman sekarang atau yang sering kita dengar istilah tumpang tindih dua zaman”.
Dan
pada bagian ini kita akan focus membahas teks yang telah dipilih dan kita akan
mulai dengan istilah Roti, dan ketika kita mendengar nama ini maka yang ada
dalam pikiran kita adalah makanan, iya saya mau katakana bahwa saudara benar
tentang hal itu tetapi apakah teks ini sedang berbicara tentang materi atau
teks ini sebuah metafora. Pada bagian sebelumnya Yesus berbicara mengenai apa
yang dialami oleh moyang mereka ketika ada dipadang gurun dan member mana( atau
roti) dari Sorga dan disini Yesus kembali mengungkit hal ini tetapi Ia mengatakan
bahwa Dialah Roti hidup itu dan barang siapa makan dari padanya tidak akan
mati.
Dan berlajut ke-ayat yang ke- 51
Yesus mengganti kata Roti dengan menunjuk pada dirinya “ Aku adalah Roti yang
turun dari sorga, jika seorang makan dari roti ini( Yesus tidak menyebut
dirinya lagi tetapi Ia beralih dan menyebut roti yaitu tubuhnya) dan orang yang
makan roti yang Ia berikan (Yesus menunjuk Roti itu adalah daging-Nya).
Roti
hidup yang turun dari Sorga Yesus sedang menunjuk bahwa Keslamatan umat manusia
bukan bukan berasal dari dunia, dan hanya datang dari pada Tuhan Yesus sendiri
yang didalam_nya Allah hadir. Dan ada tawaran yang menarik dan hadiahnya sangat Indah bahwa Jika roti itu
dimakan oleh sesiapa ia tidak akan mati tetapi ia akam hidup untuk selama-lamanya.,
Jika saudara dan saya ada pada saat itu apa tanggapan mu terhadap hal ini?
Bagi saya mungkin akan saya terima dengan suka
cita yang luar biasa karna sesuatu yang diberikan kepda saya dan manfaatnya
berlaku sampai kekal hadiah yang Luar biasa, saudara kalau kita brebicara
mengenai hadiah maka itu adalah sesuatu yang kita peroleh daris sebuah
perjuangan/ pertandingan tetapi hadiah yang kita terima itu boleh kita nikmati
sewaktu masa hidup kita tetapi jika diakhir hidup kita takan ada lagi yang kita
bisa nikmati( dan itu adalah sesuatu yang bersifat duniawi dan semua orang berloma- lomba untuk
mendapatkanya?
tetapi Yesus berkata bahwa sampai
selama-lamanya atau kekal apa itu gak luar biasa tetapi yang terjadi adalah
orang-orang pada saat itu menolak? Dan bukankah ini menggambarkan diriku dan
dirimu yang ingin sekali menikmati hal-hal dunia yang memberikan tipuan bagimu
dan membuat engkau bahagia sementara dan itu juga yang akan membuatmu menyesal
selamanya sebab memang dunia ini hanya sementara,.
Saudara ketika kita memperhatikan teks ini dengan cermat maka
ada sesuatu yang kegunaannya sering kali diganti: Yang pertama Yesus bicara mengenai Roti hidup lalu Yesus beralih bahwa Dialah
Roti hidup, Dialah Roti yang turun dari Sorga, dan diakhir ia mengganti kata
tersebut untuk memperjelas lagi bahwa Roti itu adalah daging_nya, dan yang
akan Dia berikan untuk untuk dunia. Saudara selanjutnya saudara perhatikan kata
” akan”
kata ini menunjuk apa yang akan terjadi pada Yesus kedepan ( yaitu Yesus sedang
berbicara mengenai Penderitaan yang akan dialami dan bahkan mati diatas kayu
salib untuk dunia ini, kata dunia yang dimaksud disini bukanlah dunia yang
seperti yang kita ketahui bahwa itu adalah alam semesta tetapi dunia yang
dimaksud disini adalah aku dan kamu.
Tetapi saudara ketika Yesus bicara
bahwa roti itu adalah daging-Nya dan stiap orang harus makan maka itu adalah
sebuah perkataan yang dinilai sangat konyol bagi orang Yahudi pada saat itu,
itu gak masuk diotak orang yahudi dan yang terjadi adalah kamu harus dilempari
dengan batu sampai mati, bagi orang Yahudi itu adalah sebuah kenajisan,najish,
haram, karna mereka dilarang untuk memakan sesuatu yang bernyawa( Kej 9:4)
apalagi mereka tau bahwa mereka sedang berbicara dengan Siapa? Coba saudara perhatikan
( ayat 42) maka bagi orang pada saat itu adalah itu sebuah penguhujatan karna
bagaimana mungkin Yesus bisa berikan tubuhnya untuk menyelamatkan dunia? Dan
mereka menolak Yesus, inilah Yahudi, Yahudi dan Yahudi. Bahkan saudara
perhatikan jikalau mencermati kalimat Yesus dari ayat sebelumya( ay. 45) maka
mereka akan tau bahwa Yesus adalah Allah yang mengambil rupa untuk membebaskan
dari dosa dan maut tetapi hati mereka ditelah ditutupi oleh ilah jaman sehingga
mereka tidak mengerti dengan hati mereka( bnd Yesaya 6:9 dst ) dan menerima
Yesus dan tidak menolak-Nya ketika ia berbicara demikian. Dan ketika orang
Yahudi terus bersungut maka Yesus berkata ( Lihat 52-53)” sesungguhnya jika kamu tidak
makan daging anak manusia dan minum darahnya maka kamu tidak mempunyai hidup
dalam dirimu” dan barang siapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku ia mempunyai
hidup yang kekal dan aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman”
Disini Yesus berkata mengenai
penderitaan yang menunjuk kepada jalan salib yang akan dia
alami dan manfaat bagi setiap orang. Bahwa tidak ada keslamtan jika engkau
tidak percaya kepada Kristus, tidak ada Keslamatan jika tanpa Salib itu, taka
nada hidup kekal bagiku dan bagi mu jika engkau tidak Percaya kepada Yesus. Aku
dan kamu akan beroleh keslamatan jika hanya memandang kepada Salib itu,aku dan
kamu akan diselamatkan jika hanya hanya Percaya dan berharap pada Kristus,
sebab tidak ada jalan lain selain Yesus yang membawa Keslamatan,hidup nyaman
hanya ada dalam tangan Tuhan,didalam Yesus ada jaminan yang pasti dan apa yang
terjadi pada Yesus juga akan terjadi bagiku dan bagimu yaitu Kebangkitan yang
terjadi pada Yesus itu juga akan Tuhan lakukan kepada mu dan kepada ku asalkan
kita hanya mau bersandar pada Tuhan dan mengharapkan anugerah dan pertolongan
yang datang dari pada-Nya. Amin……
Tidak ada komentar:
Posting Komentar