Kamis, 21 November 2019

Renungan Matius 12:28" Gereja adalah orang Percaya"

Matius 12:28
Tetapi jika Aku mengusir Setan dengan Kuasa Roh Allah maka, maka sesungguhnya Kerajaan Allah telah datang kepadamu
J.C. Baker “ oleh karna Gereja mempunyai Horison Eskatologi dan mengantisipasi manifestasi kerajaan Allah dalam sejarah, ia adalah pelopor dari Ciptaan baru dan tanda dari zaman baru dalam sebuah dunia usang yang sedang berlalu( I Kor 7:29)
“ Gereja adalah tanda lain bahwa fajar zaman yang akan datang telah terbit meskipun belum disempurnakan” saudara pada kesempatan ini kita akan mencoba belajar mengenai Gereja. Dan kita juga perlu mendefinisikan kata Gereja secara singkat : eklesia adalah kata Yunani untuk menyebut Gereja. Dan istilah Eklesia juga dipakai dalam politik maupun keagamaan. Dalam politik adalah untuk mereka yang berkumpul dan mengelola urusan Kenegaraan sedangkan keagamaan dalam LXX dalam Perjanjian Lama ke Perjanjian Baru kata ini adalah “qahal” yang diterapkan kepada orang Israel sebagai umat Allah yang berkumpul untuk tujuan penyembahan.
Perlu diketahui bahwa Kerajaan berasal dari Allah dan Gereja berasal dari Manusia. Kerajaan Allah adalah Pemerintahan Allah dan wilayah dimana berkat-berkat pemerintahannya dialami oleh manusia ( Gereja) dan Gereja adalah persekutuan orang-orang yang telah dipaggil  Allah dan masuk dalam kenikmatan berkat-berkat-Nya. Kerajaan menciptakan Gereja , bekerja melalui Gereja dan diproklamasikan dalam dunia oleh Gereja

 Orang Kristen mula-mula yang percya adalah Eklesia dan istilah ini dipakai untuk mesianis komunity. Dan karna dalam Perjanjian Baru ada beberapa sebutan untuk Gereja termasuk Kerajaan Allah maka saya akan membahas tentang Gereja. Dan ada 5 bagianyang akan kita bahas dalam bagian ini.
a.      Kerajaan Allah
tema utama dalam Alkitab dan sumbernya berasal dari Perjanjian Lama, yang menekankan pemerintahan Allah sebagai Raja. Allah adalah Raja atas umat Israel( Keluaran 15;18; Bil.23:21; Ul. 33:5; Yes. 43:15; ) dan atas seluruh bumi ( II Raj.19:15, Mz. 29:10,99:1-4; Yes. 6:5, Yer 46: 18. Sejajar dengan konsep pemerintahan Allah masa kini sebagai raja adalah rujukan-rujukan kepada Raja ketika suatu hari Allah akan menjadi Raja atas umat-Nya ( Yes :24:23; 33:22; 52:7; Zef 3:15; Zak 14:9). Tekanan sebagai pemerintahan Allah telah berlanjut diseluruh agama Yahudi dan menjadi sangat penting dalam pengharapan apokaliotik Yahudi, yang mengabaikan pengharapan apapun pada sejarah yang sekarang; dan hanya pada akhir zamanlah Kerajaan Allah akan datang. Lalu pada Perjanjian Baru banyak cendekiawan menganggap Kerajaan Allah sebagai berita utama dari Yesus dengan tumpang tindih dua zaman, dan ini berarti bahwa Kerajaan Allah yang diharapkan datang pada akhir sejarah telah tiba pada masa pelayanan Yesus ( Mat. 12:28; Mr. 1:15; Luk 4:21;10:18;17:20) namun penyempurnaan masih menunggu kedatangan-Nya dalam kemuliaan( Mat 6:10;13:36-43; Luk 13:28,29,19:11) Dan Gereja mula-mula menyebarkan ajaran yang sama,Era Mesianis telah datang, namun penyempurnaan masih menantikan paraousia Kristus( Kis 2:16;23,33-36; 3:13,1,24)
b.      Bait Allah
Bait Allah atau umat Allah adalah sebuah metafora Paulus yang penting bagi  Gereja( I Kor. 3:16-17; II Kor. 6:14-7:1, Gal.4:26,Ef 2:19-22) Paulus sering mengidentikan Gereja sebagai” Yerusalem Surgawi” satu sebutan umum dalam agama Yahudi proto-tipe dari tabernakel / Bait Allah duniawi ( Kel.25:40) Kebijaksanaan Salomo 9:8; Kis 7:44, Ibr 9:23-24,Wah :21:2,22) Semua rujukan Paulus diatas menunjukan bahwa Gereja adalah Bait atau bangunan Allah yang tampak dalam sejarah Yesus sang Mesias dan kuasa Roh-Kudus.
C .Umat Allah
            Metafora Paulus lainnya yang penting bagi Gereja adalah “ Umat Allah” kususnya saat dirujuk “ orang-orang Kudus” istilah orang Kudus adalah “ Hagioi”  dan terjemahan harafiahnya adalah mereka yang kudus , berasal dari Keluaran 19:5-6) dimana Israel dipanggil sebagai suatu bangsa yang kudus, dan  sebutan ini dipakai dalam untuk berkat-berkat kerajaan Mesias( Dan 7:18-27) dan dalam Perjanjian Baru istilah serupa untuk realitas ini adalah ” yang terpilih”( Ekkletoi) Rom 8:28;33;Kol 3:12;II Tim 2:10;Tit 1:1 dan menyebut jemaat sebagai orang-orang kudus( Rom 1:7; I Kor 1:2; II Kor 1:1; Kol 1:2) dan “yang terpilih “ Paulus sedang menyamakan gereja sebagai umat Eskatologis Allah yang dapat menerapkan janji-janji Keselamatan yang diberikan pada Israel  untuk orang percaya pada masa kini.
D. Tubuh Kristus
 Metafora gereja bagi Paulus yang paling kusus adalah “ tubuh Kristus” misalkan ( Roma 12:4-5;I Kor 12:12-28;Ef 4:7-16; Kol 1:18. Gambaran bagi gereja disini adalah didalam Kristus yang diteguhkan dalam kematian kebangkitan Kristus, dan disini gereja harus menunjukan statusnya sebagai gereja yang berasal dari Kritus yang adalah kepala atas segala sesuatu. Kristuslah yang menyatukan Gereja didalam kematian dan kebangkitan-Nya. Dan terkadang Paulus mengatakan bahwa satu tubuh tapi banyak anggota, tetapi anggota tubuh tidak saling menyalahkan dan dari sini dapat kita simpulkan bahwa gereja yang sudah ditebus haruslah memuji Allah dengan tubuhnya bukan saling menjatuhkan tetapi harus saling menopang. Dan perlu diketahui bersama bahwa Gereja sebagai tubuh Kristus bukan saja karna Kristus tinggal secara rohani tetapi karna Kristus adalah soter tubuh , Dia telah membeli Gereja bagi diri-Nya dan Gereja selalu tercakup didalam-Nya.

E. Mempelai Kristus
            Metafora terakhir bagi gereja yang cukup dominan dalam surat-surat Paulus adalah yang perlu dibahas disini adalah mempelai Kristus ( II Kor 11:2-3;Ef 5:22-23) dan bagian ini mengacu pada gambaran Perjanjian Lama menyebut Israel sebagai istri Yahwe ( kususnya Hosea 1-3;bnd Yes 54:1-8, 61:10;Yer 3:8;Yeh 16:23;Maz 45)  dan dalam Perjanjian Baru metafora tersebut didefinisikan kembali dalam ungkapan mempelai mesias ( Mat 25:1-13,Mar 2:18-20, Wah 12:1,19:1-10,21:1-9,22:7) dengan kata lain gereja mula-mula mengerti akan hal ini sebagai sesuatu yang memiliki orientasi Eskatologis; Gereja akan dipersatukan dengan Kristus sebagai suami dalam zaman yang akan datang, tetapi yang dimaksud disini bukanlah pernikahan yang jasmaniah tetapi mengenai relasi umat dengan Allah itu akan sangat dekat, dengan memperhatikan aspek sudah/ belum dari hubungan yang akan dimiliki oleh Gereja dengan Kristus.
Kesimpulan
Gereja adalah orang-orang yang Allah kasihi sehingga Allah datang sebagai manusia untuk menebus dari Dosa dan memberi suatu kehidupan yang baru dan yang walaupun belum terealisasi semuanya karna gereja masih menunggu Parousia untuk disempurnakan karna saat ini gereja masih belum sempurna dan masih menunggu yang sempurna itu datang untuk menyempurnakan. Hiduplah dalam Iman dan harapan Kepada Kristus yang kamu Percayai dan berpegang terus sebab Dialah Juruslamat umat kita, berlarilah terus sampai pada tujuan dan kita akan menerima mahkota yang Indah yang telah Tuhan sediakan bagi kita yaitu mahkota kehidupan Kekal karna kita telah percaya, dan sabar menanti hadiah yang indah yang telah Tuhan siapkan bagi kita dan akan menikmati berkat Tuhan selama-lamanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Percaya dan berharap pada Anugerah Tuhan yang menyelamatkan

Tema: Percaya dan   berharap pada Anugerah Tuhan yang Menyelamatkan Didalam Iinjil Yohanes kita tidak menemukan orang Kusta,pengus...