Kamis, 21 November 2019

Percaya dan berharap pada Anugerah Tuhan yang menyelamatkan


Yohanes 6:48-54
Vilota UltaTema: Percaya dan  berharap pada Anugerah Tuhan yang Menyelamatkan

Didalam Iinjil Yohanes kita tidak menemukan orang Kusta,pengusiran Setan, pemungut cukai, orang saduki, khotbah dibukit, kisah Yesus masa bayi,taman Getsemani, Perjamuan malam terakhir, yang kita temukan adalah perkawinan dikota kana,Nikodenus, Perempuan Samaria disumur Yakub dan masih banyak lagi yang ada dalam Yohanes yang tidak ada dalam ketiga Injil sinoptik.
            Dan tema utama dalam Injil Yohanes adalah hidup Kekal. Hidup kekal dalam adalah bagian dari Zaman yang akan datang yang dimulai dengan kebangkitan Yesus dan Yohanes menekankan pada Karunia kehidupan saat ini, dan ia mengarahkan pandangannya pada apa yang dimiliki orang percaya pada masa kini. Karunia zaman ini tersedia hanya karna Yesus adalah kebangkitan dan kehidupan ( Yoh 11:25 ).Melalui kebangkitan Yesus zamann yang akan datang menerobos  masuk kedalam zaman sekarang atau yang sering kita dengar istilah tumpang tindih dua zaman”.
Dan pada bagian ini kita akan focus membahas teks yang telah dipilih dan kita akan mulai dengan istilah Roti, dan ketika kita mendengar nama ini maka yang ada dalam pikiran kita adalah makanan, iya saya mau katakana bahwa saudara benar tentang hal itu tetapi apakah teks ini sedang berbicara tentang materi atau teks ini sebuah metafora. Pada bagian sebelumnya Yesus berbicara mengenai apa yang dialami oleh moyang mereka ketika ada dipadang gurun dan member mana( atau roti) dari Sorga dan disini Yesus kembali mengungkit hal ini tetapi Ia mengatakan bahwa Dialah Roti hidup itu dan barang siapa makan dari padanya tidak akan mati.
            Dan berlajut ke-ayat yang ke- 51 Yesus mengganti kata Roti dengan menunjuk pada dirinya “ Aku adalah Roti yang turun dari sorga, jika seorang makan dari roti ini( Yesus tidak menyebut dirinya lagi tetapi Ia beralih dan menyebut roti yaitu tubuhnya) dan orang yang makan roti yang Ia berikan (Yesus menunjuk Roti itu adalah daging-Nya).
Roti hidup yang turun dari Sorga Yesus sedang menunjuk bahwa Keslamatan umat manusia bukan bukan berasal dari dunia, dan hanya datang dari pada Tuhan Yesus sendiri yang didalam_nya Allah hadir. Dan ada tawaran yang menarik  dan hadiahnya sangat Indah bahwa Jika roti itu dimakan oleh sesiapa ia tidak akan mati tetapi ia akam hidup untuk selama-lamanya., Jika saudara dan saya ada pada saat itu apa tanggapan mu terhadap hal ini?
 Bagi saya mungkin akan saya terima dengan suka cita yang luar biasa karna sesuatu yang diberikan kepda saya dan manfaatnya berlaku sampai kekal hadiah yang Luar biasa, saudara kalau kita brebicara mengenai hadiah maka itu adalah sesuatu yang kita peroleh daris sebuah perjuangan/ pertandingan tetapi hadiah yang kita terima itu boleh kita nikmati sewaktu masa hidup kita tetapi jika diakhir hidup kita takan ada lagi yang kita bisa nikmati( dan itu adalah sesuatu yang bersifat duniawi  dan semua orang berloma- lomba untuk mendapatkanya?
 tetapi Yesus berkata bahwa sampai selama-lamanya atau kekal apa itu gak luar biasa tetapi yang terjadi adalah orang-orang pada saat itu menolak? Dan bukankah ini menggambarkan diriku dan dirimu yang ingin sekali menikmati hal-hal dunia yang memberikan tipuan bagimu dan membuat engkau bahagia sementara dan itu juga yang akan membuatmu menyesal selamanya sebab memang dunia ini hanya sementara,.
            Saudara ketika  kita memperhatikan teks ini dengan cermat maka ada sesuatu yang kegunaannya sering kali diganti: Yang pertama Yesus bicara mengenai Roti hidup lalu Yesus beralih bahwa Dialah Roti hidup, Dialah Roti yang turun dari Sorga, dan diakhir ia mengganti kata tersebut untuk memperjelas lagi bahwa Roti itu adalah daging_nya, dan yang akan Dia berikan untuk untuk dunia. Saudara selanjutnya saudara perhatikan kata ” akan” kata ini menunjuk apa yang akan terjadi pada Yesus kedepan ( yaitu Yesus sedang berbicara mengenai Penderitaan yang akan dialami dan bahkan mati diatas kayu salib untuk dunia ini, kata dunia yang dimaksud disini bukanlah dunia yang seperti yang kita ketahui bahwa itu adalah alam semesta tetapi dunia yang dimaksud disini adalah aku dan kamu.
            Tetapi saudara ketika Yesus bicara bahwa roti itu adalah daging-Nya dan stiap orang harus makan maka itu adalah sebuah perkataan yang dinilai sangat konyol bagi orang Yahudi pada saat itu, itu gak masuk diotak orang yahudi dan yang terjadi adalah kamu harus dilempari dengan batu sampai mati, bagi orang Yahudi itu adalah sebuah kenajisan,najish, haram, karna mereka dilarang untuk memakan sesuatu yang bernyawa( Kej 9:4) apalagi mereka tau bahwa mereka sedang berbicara dengan Siapa? Coba saudara perhatikan ( ayat 42) maka bagi orang pada saat itu adalah itu sebuah penguhujatan karna bagaimana mungkin Yesus bisa berikan tubuhnya untuk menyelamatkan dunia? Dan mereka menolak Yesus, inilah Yahudi, Yahudi dan Yahudi. Bahkan saudara perhatikan jikalau mencermati kalimat Yesus dari ayat sebelumya( ay. 45) maka mereka akan tau bahwa Yesus adalah Allah yang mengambil rupa untuk membebaskan dari dosa dan maut tetapi hati mereka ditelah ditutupi oleh ilah jaman sehingga mereka tidak mengerti dengan hati mereka( bnd Yesaya 6:9 dst ) dan menerima Yesus dan tidak menolak-Nya ketika ia berbicara demikian. Dan ketika orang Yahudi terus bersungut maka Yesus berkata ( Lihat 52-53)” sesungguhnya jika kamu tidak makan daging anak manusia dan minum darahnya maka kamu tidak mempunyai hidup dalam dirimu” dan barang siapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku ia mempunyai hidup yang kekal dan aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman”
            Disini Yesus berkata mengenai penderitaan  yang  menunjuk kepada jalan salib yang akan dia alami dan manfaat bagi setiap orang. Bahwa tidak ada keslamtan jika engkau tidak percaya kepada Kristus, tidak ada Keslamatan jika tanpa Salib itu, taka nada hidup kekal bagiku dan bagi mu jika engkau tidak Percaya kepada Yesus. Aku dan kamu akan beroleh keslamatan jika hanya memandang kepada Salib itu,aku dan kamu akan diselamatkan jika hanya hanya Percaya dan berharap pada Kristus, sebab tidak ada jalan lain selain Yesus yang membawa Keslamatan,hidup nyaman hanya ada dalam tangan Tuhan,didalam Yesus ada jaminan yang pasti dan apa yang terjadi pada Yesus juga akan terjadi bagiku dan bagimu yaitu Kebangkitan yang terjadi pada Yesus itu juga akan Tuhan lakukan kepada mu dan kepada ku asalkan kita hanya mau bersandar pada Tuhan dan mengharapkan anugerah dan pertolongan yang datang dari pada-Nya. Amin……

Renungan Yohanes3:1-15


Yohanes 3:1-15
Nikodemus adalah seorang ahli Taurat, dalam adat orang Yahudi anak usia 6 tahun-11 tahun itu disekolahkan taurat dan jika ia sudah tamat maka ia akan diberi nama anak taurat dan kedewasaan seseorang bukan ditentukan dari usia atau bentuk fisik,tetapi atas penguasaan terhadap taurat.
            Kapankah adanya ahli taurat? Adanya ahli taurat ketika umat Israel kembali dari pembuangan, dan mereka menyadari bahwa sesungguhnya dibuang atau jatuh ketangan orang kafir karna melanggar taurat,jadi mereka harus memulihkan kembali taurat atau kembali melakukan taurat,maka orang Yahudi dan orang Farisi ini mempelajari taurat/menyelidiki taurat dan mereka menemukan 613 aturan dan ini sangat dikuasai oleh kelompok ini oleh karna itu mereka disebut sebagai ahli taurat.
Nikodemus melihat segala sesuatu yang dilakukan oleh Yesus dan ia mengakui bahwa Yesus itu adalah utusan dari Allah karna sesungguhnya tidak ada seorang yang bisa melakukan hal seperti itu jika Allah tidak menyertainya. Dengan secara langsung teks ini memberikan sebuah signifikansi bagi kita bahwa jika Allah mengutus kita maka Allah pasti akan menyertai dan menolong kita dalam melaksanakan tugas yang mulia itu,
            Lalu Yesus menjawabnya bahwa jika seorang tidak dilahirkan kembali maka ia tidak akan masuk dalam kerajaan Allah, namun tanggapan Nikodemus bahwa tidak mungkin kalau ia harus dilahirkan kembali kalau dia sudah tua,jadi Nikodemus menanggapi hal ini dengan secara jasmani bahwa tidak mungkin sudah tua dan harus masuk kembali kerahim ibu untuk dilahirka kembali.
            Lalu selanjtnya Yesus berkata bahwa jika seorang tidak dilahirkan dari roh dan air maka ia tidak akan masuk dalam kerajaan Allah,teks ini memberikan kepada kita cara bagaimana untuk dapat menikmati berkat Allah. Memang ada banyak penafsiran mengenai dibaptis dengan air dan roh dan mereka yakin bahwa Yesus sedang berbicara mengenai dua jenis baptisan ada yang mengatkan bahwa Yesus sedang menubuatkan tentang apa yang akan terjadi dengannya kedepan dengan menekankan kisah ketika Yesus disalib dan untuk membuktikan bahwa Yesus sudah mati atau belum dan menikam lambungnya sehingga ada air yang keluar dan masih banyak lagi .

Dan saya kembali lagi apakah Yesus sedang berbicara mengenai dua jenis baptisan?
Disini berbicara mengenai hari terakhir Tuhan akan mencurahkan air Jernih yang mentahirkan kamu, ini berbicara mengenai Rohkudus dan juga Yesus
 Dan bagi saya disini yang dimaksud adalah satu jenis baptisan karna air disini melambangkan Roh kudus .
Mari kita perhatikan bagaimana Nabi Yehezkiel berbicara mengenai air bnd Yeh 36:25-38. Jadi sekali lagi tidak ada dua jenis baptisan yang dibicarakan disini.
            Ayat(8) Lalu selanjutnya Yesus mengatakan bahwa apa yang dilahirkan dari daging adalah daging tetapi dari Roh adalah Roh, lalu Yesus memberi gambaran mengenai pekerjaan Roh kudus itu dengan member contoh angin,”angin bertiup kemana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya tetapi engakau tidak tau bagaimana ia datang atau kemana engkau pergi.demikian lah tiap orang yang lahir dari Roh. Yesus maksud ialah bahwa pekerjaan Roh kudus itu memang tidak kelihatan tetapi ada bukti dan ia member contoh mengenai angin yang bertiup, Yesus maksud ialah kalau orang yg sudah bertobat akan kelihatan, seperti yang kita dengar bahwa dari buahnya kamu akan kenal pohonnya, jadi saya mengambil bagian ini supaya kita lebih mudah memahami teks ini,. Memang teks ini tidak berbicara mengenai hal yang sedang kita bicarakan.
          Lalu Nikodemus menjawab bagaimana mungkin hal itu terjadi? Dan Yesus menjawab dia bahwa kamu kan pengajar orang Israel, kow kamu gak ngerti hal-hal itu? Lalu Yesus mengatakan bahwa sesungguhnya kami berkata-kata tentang apa yang kami ketahui dan bersaksi tentang apa yang kami lihat tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami.kamu tidak percaya waktu aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi bagaimana kamu akan percaya kalau aku berkata-kata tentang hal-hal Sorgawi.
            Lalu Yesus lanjut dengan: “Tidak ada seorang pun yang telah naik ke-Sorga selain  dari pada dia yang turun dari Sorga yaitu anak manusia,dan sama seperti Musa meninggikan ular dipadang gurun,demikian juga anak manusia harus ditinggikan,supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.
             ( Bilangan 21:8) Yesus berbicara memberi gambaran mengenai umat Isarel yang bersungut kepada Allah dan dipagut mati oleh ular tudung, dan Musa berdoa kepada Tuhan lalu Tuhan menyuruh Musa melukis ular dan menaruh pada tiang dan setiap orang yang kena pagutan ular itu dan memandang kepada ular yang digantung itu maka akan selamat, dan dalam Perjanian baru anak manusia yaitu Yesus Kristus harus digantung pada salib yang hina itu supaya saudara dan saya diselamatkan, jadi kamu mau hidup pandanglah pada salib Kristus,maka dosa mu akan diampuni dan kamu akan diselamatkan. Jika dalam PL Musa menggantung ular  untunk umat Israel diselamtkan  maka anak manusia juga harus digantung pada Salib untuk umat yang selayaknya dibinasakan karna pelanggaran dan dosa boleh diselamatkan dari hukuman atas dosa,
yang Yesus inginkan adalah Nikodemus jangan bersandar pada ketaatannya kepada Taurat  dan kepada kekuatannya tetapi hanya bersandar pada anugerah Tuhan,hanya percaya kepada Yesus maka ia akan diselamatkan dosanya akan diampuni dan ia akan mendapatkan pertolongan yang sesungguhnya yaitu hidup yang kekal yang datang dari Tuhan kita Yesus Kristus.
Mari saudara/I ku yang saya cintai  dalam Tuhan kita Yesus Kristus Firman Tuhan pagi ini mengajrkan kepada kita supaya kita jangan bersandar pada kekuatan kita, dan kita harus  membuka hati kita untuk membiarkan Tuhan yang berkarya dalam kehidupan kita, suapaya kita dapat diselamatkan oleh Tuhan sebab kita tidak akan sanggup menyelesaikan segala sesuatu jika  Tuhan tanpa campur tangan Tuhan .
 Jika kita hidup dalam Tuhan maka kita akan aman didalam Tuhan. Saya ingin mau katakana bahwa jikalau kita hidup dalam Tuhan jangan pernah takut lakukanlah apa saja yang kamu bisa lakukan untuk Tuhan dan yang kamu tidak bisa biarkanlah Tuhan yang  melakukanya Haleluyah Amin……

Renungan Matius 12:28" Gereja adalah orang Percaya"

Matius 12:28
Tetapi jika Aku mengusir Setan dengan Kuasa Roh Allah maka, maka sesungguhnya Kerajaan Allah telah datang kepadamu
J.C. Baker “ oleh karna Gereja mempunyai Horison Eskatologi dan mengantisipasi manifestasi kerajaan Allah dalam sejarah, ia adalah pelopor dari Ciptaan baru dan tanda dari zaman baru dalam sebuah dunia usang yang sedang berlalu( I Kor 7:29)
“ Gereja adalah tanda lain bahwa fajar zaman yang akan datang telah terbit meskipun belum disempurnakan” saudara pada kesempatan ini kita akan mencoba belajar mengenai Gereja. Dan kita juga perlu mendefinisikan kata Gereja secara singkat : eklesia adalah kata Yunani untuk menyebut Gereja. Dan istilah Eklesia juga dipakai dalam politik maupun keagamaan. Dalam politik adalah untuk mereka yang berkumpul dan mengelola urusan Kenegaraan sedangkan keagamaan dalam LXX dalam Perjanjian Lama ke Perjanjian Baru kata ini adalah “qahal” yang diterapkan kepada orang Israel sebagai umat Allah yang berkumpul untuk tujuan penyembahan.
Perlu diketahui bahwa Kerajaan berasal dari Allah dan Gereja berasal dari Manusia. Kerajaan Allah adalah Pemerintahan Allah dan wilayah dimana berkat-berkat pemerintahannya dialami oleh manusia ( Gereja) dan Gereja adalah persekutuan orang-orang yang telah dipaggil  Allah dan masuk dalam kenikmatan berkat-berkat-Nya. Kerajaan menciptakan Gereja , bekerja melalui Gereja dan diproklamasikan dalam dunia oleh Gereja

 Orang Kristen mula-mula yang percya adalah Eklesia dan istilah ini dipakai untuk mesianis komunity. Dan karna dalam Perjanjian Baru ada beberapa sebutan untuk Gereja termasuk Kerajaan Allah maka saya akan membahas tentang Gereja. Dan ada 5 bagianyang akan kita bahas dalam bagian ini.
a.      Kerajaan Allah
tema utama dalam Alkitab dan sumbernya berasal dari Perjanjian Lama, yang menekankan pemerintahan Allah sebagai Raja. Allah adalah Raja atas umat Israel( Keluaran 15;18; Bil.23:21; Ul. 33:5; Yes. 43:15; ) dan atas seluruh bumi ( II Raj.19:15, Mz. 29:10,99:1-4; Yes. 6:5, Yer 46: 18. Sejajar dengan konsep pemerintahan Allah masa kini sebagai raja adalah rujukan-rujukan kepada Raja ketika suatu hari Allah akan menjadi Raja atas umat-Nya ( Yes :24:23; 33:22; 52:7; Zef 3:15; Zak 14:9). Tekanan sebagai pemerintahan Allah telah berlanjut diseluruh agama Yahudi dan menjadi sangat penting dalam pengharapan apokaliotik Yahudi, yang mengabaikan pengharapan apapun pada sejarah yang sekarang; dan hanya pada akhir zamanlah Kerajaan Allah akan datang. Lalu pada Perjanjian Baru banyak cendekiawan menganggap Kerajaan Allah sebagai berita utama dari Yesus dengan tumpang tindih dua zaman, dan ini berarti bahwa Kerajaan Allah yang diharapkan datang pada akhir sejarah telah tiba pada masa pelayanan Yesus ( Mat. 12:28; Mr. 1:15; Luk 4:21;10:18;17:20) namun penyempurnaan masih menunggu kedatangan-Nya dalam kemuliaan( Mat 6:10;13:36-43; Luk 13:28,29,19:11) Dan Gereja mula-mula menyebarkan ajaran yang sama,Era Mesianis telah datang, namun penyempurnaan masih menantikan paraousia Kristus( Kis 2:16;23,33-36; 3:13,1,24)
b.      Bait Allah
Bait Allah atau umat Allah adalah sebuah metafora Paulus yang penting bagi  Gereja( I Kor. 3:16-17; II Kor. 6:14-7:1, Gal.4:26,Ef 2:19-22) Paulus sering mengidentikan Gereja sebagai” Yerusalem Surgawi” satu sebutan umum dalam agama Yahudi proto-tipe dari tabernakel / Bait Allah duniawi ( Kel.25:40) Kebijaksanaan Salomo 9:8; Kis 7:44, Ibr 9:23-24,Wah :21:2,22) Semua rujukan Paulus diatas menunjukan bahwa Gereja adalah Bait atau bangunan Allah yang tampak dalam sejarah Yesus sang Mesias dan kuasa Roh-Kudus.
C .Umat Allah
            Metafora Paulus lainnya yang penting bagi Gereja adalah “ Umat Allah” kususnya saat dirujuk “ orang-orang Kudus” istilah orang Kudus adalah “ Hagioi”  dan terjemahan harafiahnya adalah mereka yang kudus , berasal dari Keluaran 19:5-6) dimana Israel dipanggil sebagai suatu bangsa yang kudus, dan  sebutan ini dipakai dalam untuk berkat-berkat kerajaan Mesias( Dan 7:18-27) dan dalam Perjanjian Baru istilah serupa untuk realitas ini adalah ” yang terpilih”( Ekkletoi) Rom 8:28;33;Kol 3:12;II Tim 2:10;Tit 1:1 dan menyebut jemaat sebagai orang-orang kudus( Rom 1:7; I Kor 1:2; II Kor 1:1; Kol 1:2) dan “yang terpilih “ Paulus sedang menyamakan gereja sebagai umat Eskatologis Allah yang dapat menerapkan janji-janji Keselamatan yang diberikan pada Israel  untuk orang percaya pada masa kini.
D. Tubuh Kristus
 Metafora gereja bagi Paulus yang paling kusus adalah “ tubuh Kristus” misalkan ( Roma 12:4-5;I Kor 12:12-28;Ef 4:7-16; Kol 1:18. Gambaran bagi gereja disini adalah didalam Kristus yang diteguhkan dalam kematian kebangkitan Kristus, dan disini gereja harus menunjukan statusnya sebagai gereja yang berasal dari Kritus yang adalah kepala atas segala sesuatu. Kristuslah yang menyatukan Gereja didalam kematian dan kebangkitan-Nya. Dan terkadang Paulus mengatakan bahwa satu tubuh tapi banyak anggota, tetapi anggota tubuh tidak saling menyalahkan dan dari sini dapat kita simpulkan bahwa gereja yang sudah ditebus haruslah memuji Allah dengan tubuhnya bukan saling menjatuhkan tetapi harus saling menopang. Dan perlu diketahui bersama bahwa Gereja sebagai tubuh Kristus bukan saja karna Kristus tinggal secara rohani tetapi karna Kristus adalah soter tubuh , Dia telah membeli Gereja bagi diri-Nya dan Gereja selalu tercakup didalam-Nya.

E. Mempelai Kristus
            Metafora terakhir bagi gereja yang cukup dominan dalam surat-surat Paulus adalah yang perlu dibahas disini adalah mempelai Kristus ( II Kor 11:2-3;Ef 5:22-23) dan bagian ini mengacu pada gambaran Perjanjian Lama menyebut Israel sebagai istri Yahwe ( kususnya Hosea 1-3;bnd Yes 54:1-8, 61:10;Yer 3:8;Yeh 16:23;Maz 45)  dan dalam Perjanjian Baru metafora tersebut didefinisikan kembali dalam ungkapan mempelai mesias ( Mat 25:1-13,Mar 2:18-20, Wah 12:1,19:1-10,21:1-9,22:7) dengan kata lain gereja mula-mula mengerti akan hal ini sebagai sesuatu yang memiliki orientasi Eskatologis; Gereja akan dipersatukan dengan Kristus sebagai suami dalam zaman yang akan datang, tetapi yang dimaksud disini bukanlah pernikahan yang jasmaniah tetapi mengenai relasi umat dengan Allah itu akan sangat dekat, dengan memperhatikan aspek sudah/ belum dari hubungan yang akan dimiliki oleh Gereja dengan Kristus.
Kesimpulan
Gereja adalah orang-orang yang Allah kasihi sehingga Allah datang sebagai manusia untuk menebus dari Dosa dan memberi suatu kehidupan yang baru dan yang walaupun belum terealisasi semuanya karna gereja masih menunggu Parousia untuk disempurnakan karna saat ini gereja masih belum sempurna dan masih menunggu yang sempurna itu datang untuk menyempurnakan. Hiduplah dalam Iman dan harapan Kepada Kristus yang kamu Percayai dan berpegang terus sebab Dialah Juruslamat umat kita, berlarilah terus sampai pada tujuan dan kita akan menerima mahkota yang Indah yang telah Tuhan sediakan bagi kita yaitu mahkota kehidupan Kekal karna kita telah percaya, dan sabar menanti hadiah yang indah yang telah Tuhan siapkan bagi kita dan akan menikmati berkat Tuhan selama-lamanya.

Percaya dan berharap pada Anugerah Tuhan yang menyelamatkan

Tema: Percaya dan   berharap pada Anugerah Tuhan yang Menyelamatkan Didalam Iinjil Yohanes kita tidak menemukan orang Kusta,pengus...